PERBANDINGAN ANTARA SURGA YANG DI TEMPATI IBLIS / ADAM DENGAN SURGA YANG DI JANJIKAN KEPADA ORANG TAQWA
Di posting yang lalu
telah di terangkan tentang bagaimana iblis itu. Dan telah kita ketahui
bersama bahwa Iblis itu bertempat di surga, begitu pula Adam, juga
bertempat disurga.
Mengenai persoalan "surga" itu perlu diberikan bahan pemikiran sebagai berikut :
1. Di dalam Al Qur'an : Kalimat " JANNATI " yang paling awal disebut dalam Al Qur'an ialah pada surat Al Baqoroh ayat 25 :
Artinya : "Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang yang
beriman dan beramal sholeh, diberitakan bahwa bagi mereka di sediakan
surga yang yang mengalir sungai-sungai di bawahnya.
Disini kalimat " JANNATI " (bentuknya jama') artinya surga-surga.
2. Kemudian kalimat " ALJANNATA " yang disebut kedua dalam Al Qur'an itu pada surat Al Baqoroh ayat 35 :
Artinya :" Wahai Adam berdiamlah kamu dan istrimu di dalam surga."
Kalimat " ALJANNATA ", dalam ayat ini bentuknya mufrod.dan lafad " ALJANNATA " yang kedua ini memakai huruf " alif lam".
Menurut ahli nahwu ( ahli tata bahasa arab ) adalah demikian :
Huruf alif-lam ini disebut " al li-ahdidz dzikri" adapun fungsinya huruf alif-lam ( al-ahdidz dzikri ) pada kalimat " Aljannah " dalam surat Al Baqoroh / 35, ialah supaya pembaca ingat: bahwa yang di maksud "jannah" yang di tempati Adam ( Al Baqoroh ayat 35 ) adalah "jannah" yang dijanjikan kepada orang orang yang beriman dan beramal sholeh. (Al Baqoroh ayat 25 ).
Kemudian pendapat itu diperkuat lagi dengan ayat di dalam surat Thoha ayat nomer 117-118-119:
Artinya : " Hai Adam, Iblis ini musuhmu dan musuhnya istrimu maka
jangan sampai kamu di keluarkan oleh iblis dari surga ini, apabila kamu
dikeluarkan kamu akan celaka, dan apabila kamu tetap di surga kamu tidak
akan merasa lapar , telanjang, dan kamu tidak akan merasa haus dan kamu
tidak akan terkena sinar matahari "
Kesimpulan pendapatnya ahli nahwu tentang surga yang di tempati Adam adalah sebagai berikut:
Surga yang ditempati adam itu adalah sama dengan surga yang
di janjikan kepada orang-orang yang beriman dan bertaqwa Berdasarkan :
Bahwa huruf alif-lam itu adalah sebagai al li-ahdidz dzikri ;
artinya supaya pembaca ingat bahwa surga yang di maksud itu adalah
surga yang di terangkan sebelumnya.
Kalau memang demikian maka akan timbul beberapa persoalan baru, yaitu :
1. Apakah pertama kali ada orang dlolim itu di surga ?.
Timbulnya pertanyaan ini dikarenakan dalam surat Al A'rof di terangkan :
Artinya : " Dan janganlah kamu mendekati pohon ini, kamu akan menjadi orang-orang yang dholim".
Alloh Ta'ala melarang Adam mendekati sebuah pohon yang ada di
surga, akan tetapi pada kenyataannya, Adam bukan saja mendekati, bahkan
sampai memakannya, kemudian Adam menjadi orang yang dholim (padahal itu
terjadi di dalam surga ).
Akan tetapi kemudian Adam bertaubat dan mohon ampun kepada
Alloh Ta'ala, serta mengakui bahwa dirinya itu dholim. Sebagaimana
doanya dalam Al Qur-an :
ROBBANA DLOLAMNA ANFUSANA.. dst
semua itu terjadi di surga
Dari keterangan tersebut di atas maka bisalah diambil
pengertian bahwa : " orang yang pertama dholim adalah di dalam surga
bukan di dunia "
2. Apakah pertama kali ada fitnah itu di surga ?
timbulnya pertanyaan ini di karenakan dalam Al Qur'an di terangkan :
Artinya : " Maka Syaitrhon membisikkan kepada ( adam )".
Waktu itu iblis di mana ? Bukankah di dalam surga?. Kemudian
Alloh Ta'ala memperingatkan kepada anak cucu adam supaya hati-hati
terhadap tipu daya Syaithon, di terangkan di dalam surat Al A'rof / 37 :
Artinya : " Wahai bani adam, janganlah sampai kamu terkena tipu
daya Syaithon, sebagaimana fitnah yang menimpa bapakmu ( Adam )".
Jadi pertama ada fitnah itu di dalam surga bukan di dunia, apakah demikian ?
3. Apakah orang yang pertama takabur itu di dalam surga ?
Dalam Al Qur'an di terangkan :
Alloh Ta'ala memerintahkan kepada para malaikat supaya sujud
kepada adam, kemudian malaikat itu semua mau sujud kepada adam,Kemudian
malaikat itu semua mau sujud kepada adam kecuali iblis. Keterangan ini
disebutkan di dalam Al Qur-an :
Artinya : " Dan berfirman (Alloh) kepada malaikat :" Sujudlah kamu
semuanya kepada Adam, maka pada sujud semuanya kecuali iblis. Menolak,
dan takabur, dan adalah iblis itu termasuk golongannya orang-orang
kafir".
Jadi yan pertama ada orang yang takabur itu di surga.
4. Apakah orang yang pertama mbandel itu didalam surga?
5. Apakah orang yang pertama kafir itu juga didalam surga?
6. Apaka orang yang pertama dilaknati oleh Alloh Ta'ala itu disurga ?
Oleh karena dilaknati, maka iblis kemudian diusir dari Surga.
Artinya : " Maka keluarlah kamu dari Surga, maka sesungguhnya kamu termasuk orang yang dilaknati sampai hari qiyamat ".
MELIHAT KENYATAAN INI KEMUDIAN TIMBUL BEBERAPA PERTANYAAN:
- Apakah Surga itu, surga yang dijanjikan kepada orang yang amanu dan amilush sholihat ?
- apakah surga yang akan ditempati oleh orang yang taqwa itu adalah tempat pembibitan segala kejelekan ?
- Apakah didunia ini sebagai pengembangan bibit-bibit kejelekan yang berasal dari surga ?
PERBANDINGAN KEADAAN SURGA YANG DIJANJIKAN KEPADA ORANG YANG TAQWA.
1. Orang yan sudah berada didalam surga itu tidak mungkin keluar.
Artinya : " Dan tiadalahmereka itu termasuk orangyang dikeluarkan ".
Akan tetapi mengapakah Adam dan istrinya itu dikeluarkan dari surga, dan mengapa Iblis juga dikeluarkan dari surga ?
2. Di dalam surga itu tidak akan telanjang, sebagaimana tersebut didalam surat Thoha ayat : 117-119.
Artinya : " Hai Adam, Iblis itu musuhmu dan musuh istrimu, maka
janganlah sampai kamu dikeluarkan oleh Iblis dari surga ini, Apabila
kamu dikeluarkan kamu akan celaka, dan apabila kamu tetap didalm surga
kamu tidak akan merasa lapar, telanjang, dan kamu tidak akan merasa haus
dan kamu tidak akan terkena sinar matahari".
Apabila didalam surga itu tidak akan telanjang, padahal kenyataanya Adam telanjang (setelah makan buah dari pohon terlarang )
3. Makan didalam surga itu tidak putus-putus dan tidak ada larangan.
Disebutkan didalam surat Al Waqi'ah ayat : 33
Artinya : " Tidak putus-putus dan tidak ada larangan".
Mengapa Adam didalam surga yang ditempati oleh Adam itu ada larangan ?
Artinya : " Dan janganlah kamu mendekati ini pohon".
4. Di dalam surga itu keadaanya selamat sejahtera, tidak
ada tipuan, tidak ada omongan dusta. Sebagaimana disebutkan didalam
surat Al Waqi'ah :
Artinya : " Kecuali ucapan selamat-selamat".
Akan tetapi mengapakah didalam surga yang ditempati Adam itu Iblis menipu Adam ?
5. Mengapakan disurga yang seharusnya selamat sejahtera
tetapi Adam justru mengalami kesedihan sampai dia menangis menyesali
bahwa dirinya itu dholim.
Sedangkan Nabi Ibrohim AS yang dimasukkan kedalam api malahan merasakan aman sejahtera ?.
Artinya : " Dingin dan bahagia sejahtera atas Ibrohim ".
Kalau memang surga yang dijanjikan kepada orang yang taqwa itu adalah surga yang pernah ditempati Iblis, maka :
- Baik mana antara surga dengan dunia?.
- Kalau dijawab baik surga toh kenyataanya menurut Al qur-an disurga itu tempat asalnya / pembibitanya kejahatan-kejahatan.
- Kalau dijawab baik dunia, padahal surgaitu adalah yang dituju oleh kebanyakan manusia.
- Apakah al Qur-an yang bertentangan ? ( hal ini mustahil) kalau Al Qur'an bertentangan berarti Alloh bertentangan dengan pribadinya sendiri, kalau tidak bertentangan mengapa ada persoalan begini ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar